Yahudi Menggenggam Dunia

17 Jan

yahudi-menggenggam-dunia-1

Namun demikian, amat jarang diketahui secara benar. Tentang sepak terjang, bangsa seperti bangsa Yahudi yang tersebut dalam kitab suci terutama Al Qur’an.

Buku ini mengupas bagaimana bangsa Yahudi bekerja keras dengan licik dan penuh tipu daya untuk mewujudkan impian untuk berkuasa. Setelah berkuasa Yahudi akan menjadikan bangsa selain Yahudi sebagai budaknya.

Manusia tidak akan bisa disebut sebagai Yahudi, bila tidak memiliki ibu yang berdarah Yahudi. Sebab musabab silsilah semacam itu, mereka runut dari asal muasal bangsa Yahudi dari istri Ibrahim yang bernama Siti Sarah.

Padahal, menurut ilmu biologi maupun pijakan manusia normal, seseorang bisa dikatakan Bangsa, Bani atau Marga adalah dari darah sang ayah. Penilaian orang Yahudi yang seperti itu, disebabkan kedengkiannya kepada istri Ibrahim as. bernama Siti Hajar. Perkawinan dengan Siti Hajar, melahirkan Ismail. Dari Nabi Ismail inilah kemudian menurunkan bangsa Arab dan Nabi Muhammad saw.

Buku Yahudi Menggenggam Dunia ini ditulis oleh seorang mantan Dinas Rahasia Inggris bernama Williem G. Carr. Buku ini mengungkap dengan gamblang tentang peran dan aktivitas Yahudi. Gerakan Politik Yahudi dunia menghasilkan revolusi industri. Semenjak itu hingga kini kuku dan taring Kekuatan Yahudi Terselubung, telah menggigit dan mencengkeram dunia Barat bahkan dunia.

Banyak kenyataan kejadian besar ditulis oleh G. Carr dalam buku ini. Namun demikian, kejadian itu tak seperti yang tertulis oleh sejarah yang kita pelajari di sekolah-sekolah. Sebab, kejadian bersejarah tersebut tak pernah lepas dari rekayasa panjang kaum Yahudi. Gerakan Free Masonry (Gerakan bawah tanah Yahudi Internasional), merupakan manifestasi keberadaan iblis (Lucifer) di dunia.

Selain itu juga dituliskan oleh penulis ihkwal perseturuan antara Nabi Musa dengan ummatnya setelah keluar dari Mesir. Bani Israel yang murtad, kemudian disebutnya sebagai anak-anak Lucifer. Yahudi-Yahudi murtad tersebut bahkan mengganti ajaran Taurat yang dibawa oleh Nabi Musa as.

yahudi-3-tokoh-copy1

Menurut mantan agen rahasia ini, setelah Nabi Musa mengetahui syariatnya dirusak oleh pengikutnya, beliau pun murka dan mengutuknya. Mereka menjuluki dengan sebutan Yahudi.

Nabi Musa as juga mencap mereka sebagai pendusta, yang tidak menganut agama apapun dan dikukuhkan sebagai rentenir. Masih menurut G. Carr, Nabi Musa menganggap kelompok Yahudi sebagai setan bertubuh manusia.

Dalam mukadimahnya G. Carr juga menyertakan isi surat tentang hubungan antara Yahudi dan Dunia Kristen. Isi surat itu dikutib dari majalah riset Yahudi Perancis tahun 1880. berikut bunyi kutibannya :

Pada tanggal 13 Januari 1489, Shamur seorang Pendeta Yahudi di Kota Orles menulis surat kepada masyarakat Yahudi Istanbul, minta pandangan berkenaan dengan situasi gawat yang dialami oleh Yahudi di Perancis. Dijelaskan bahwa orang-orang Perancis di kota Aix, Arles dan Marsailles mengancam tempat-tempat ibadah (Synagoues), Shamur bertanya apa yang harus dilakukan.

Surat itu menjawab: “ saudara-saudara, dengan rasa sedih pengaduan kalian kami pelajari. Derita nasib buruk yang kalian alami membuat kami ikut bersedih. Kalian mengadukan bahwa Raja Perancis telah memaksa kalian memeluk agama Nasrani. Kalian sulit menentang perintah paksaan itu. Maka masuklah ke agama Nasrani. Tetapi harus diingat, bahwa ajaran Musa harus tetap kalian pegang erat-erat dalam hati sanubari.

Ummat Kristen memerintah supaya kalian menyerahkan harta benda kalian. Laksanakanlah. Selanjutnya, didiklah anak-anak kalian menjadi pedagang dan pengusaha yang tangguh, agar pelan-pelan bisa merebut kembali harta benda itu dari tangan mereka. Kalian juga melaporkan , bahwa mereka mengancam kehidupan kalian. Maka, binalah putar-putri kalian menjadi dokter, agar bisa membunuh orang-orang Kristen secara rahasia. Mereka menghancurkan tempat ibadah kalian. Maka, didiklah putra-putri kalian untuk menjadi pendeta agar bisa mengahancurkan Gereja dari dalam. Mereka melanggar hak dan nilai kemanusiaan. Maka, didiklah putra-putri kalian sebagai agen-agen propaganda dan penulis agar bisa menelusup kejajaran pemerintahan. Dengan demikian, kalian akan bisa menundukkan orang Kristen dengan kuku-kuku kekuasaan internasional yang kalian kendalikan dari balik layar. Ini berarti pelampiasan dendam kusumat kalian terhadap mereka. 24 Juli 1489, ttd. Pemimpin Tertinggi Yahudi Konstantinopel. ***

Selain itu buku ini juga memuat Peringatan Benyamin Flanklin Bahaya Yahudi di Amerika Serikat ketika merencanakan undang-undang tahun 1789.
Benyamin Franklin berkata : “ Disana ada bahaya besar yang mengancam Amerika. Bahaya itu adalah orang-orang Yahudi. Di bumi manapun Yahudi itu berdiam, mereka selalu menurunkan tingkat moral, kejujuran dalam dunia komersial. Mereka hidup mengisolasi diri, dan berusaha mencekik leher keuangan pribumi, seperti yang terjadi di Portugal dan Spanyol.

Sejak lebih dari 1700 tahun, orang Yahudi mengeluhkan nasib yang mereka alami, karena mereka telah diusir dari bumi pertiwi. Perlu dikatahui wahai saudara sekalian, seandainya dunia berbudaya sekarang ini memberinya tanah Palestina, mereka segera mencari berbagai alasan untuk tidak kembali kesana. Mengapa? Mereka tidak lain adalah binatang Vampir (hantu yang menghisap darah manusia). Dan seekor vampire tidak akan bisa hidup dengan vampire lain. Orang Yahudi itu tidak bisa hidup dengan mereka sendiri. Mereka harus hidup dengan orang Kristen atau bangsa-bangsa yang bukan dari golongan mereka.

Jika orang Yahudi tidak disingkirkan dari Amerika dengan kekuatan Undang-Undang, maka dalam masa 100 tahun mendatang, mereka mereka akan menguasai dan menhancurkan kita dengan mengganti bentuk pemerintahan yang telah kita perjuangkan dengan pengorbanan darah, nyawa, harta dan kemerdekaan pribadi kita. Seandainya orang Yahudi itu tidak diusir dalam waktu 200 tahun mendatang, anak cucu kita nanti akan bekerja diladang-ladang untuk memberi makan orang-orang Yahudi itu. Sementara itu, orang Yahudi akan menghitung-hitung uang dengan tangan mereka di berbagai perusahaan keuangan.

Aku ingatkan anda sekalian. Kalau anda tidak menyingkirkan Yahudi untuk selamanya, maka anak cucu dan cicit kalian akan memanggil-manggil nama kalian dari atas liang kubur kalian kelak. Pikiran yang ada dibenak orang Yahudi tidak seperti yang ada pada orang Amerika. Meskipun mereka hidup bersama kita selama beberapa generasi, mereka tidak akan berubah sebagaimana macan tutul tidak bisa mengubah warna kulitnya. Mereka akan menghapus institusi kita. Oleh karena itu, mereka harus disingkirkan dengan konstitusi”. ***

Kisah kejatuhan Kekhalifahan Ustmaniyah di Turki, juga dilampirkan oleh William G. Carr. Dalam Yahudi Menggenggam Dunia. Surat yang ditulis oleh Khalifah Abdul Hamid bin Abdul Majid yang ditujukan kepada pemimpin Tharikat Sadzaly Yashrity, Syeikh Mahmud Abu Syamad di Damaskus. Bunyi surat itu antaranya :

“ Yahuwa. Bismilahir-Rahmanir-Rahim. Segala puji bagi Allah, dan salam sejahtera kami panjatkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw, segenap keluarganya dan para sahabat sekalian hingga Hari Pengadilan. Saya tulis surat ini kepada Syeikh Tharikat abad ini Ali Sadzali, cahaya Ruh dan kehidupan Syeikh Mahmud Abu Syamad. Kami akan menyambut uluran kedua tangan beliau yang mulia dengan mengharapkan doa restu beliau.

Setelah menghaturkan rasa hormat perlu saya sampaikan, bahwa surat anda tanggal 22 Mei tahun ini, telah saya terima dengan selamat. Alhamdulillah saya ucapkan, bahwa anda keadaan sehat wal afiat. Tuanku yang mulia, dengan Taufik dan Hidayah Allah, saya bisa melakukan amalan wirid Tharikat Syadzaly siang dan malam. Saya perlu menyampaikan hingga saat ini saya terus membutuhkan panggilan batin anda. Selain itu, ada masalah yang perlu saya sampaikan kepada anda dan orang yang bisa diajak berpikir seperti anda, berkenaan dengan masalah yang sangat penting berikut ini, sebagai amanat perjalanan sejarah.

Saya meninggalkan kekhalifahan bukan karena suatu sebab tertentu, melainkan adanya tipu daya dengan berbagai ancaman dari tokoh-tokoh Organisasi Persatuan (Yahudi Internasional-red) yang dikenal dengan sebutan Cun Turk, sehingga terpaksa saya meninggalkan kekhalifahan itu. Sebelumnya, organisasi ini mendesak saya berulang-ulang, agar saya menyetujui dibentuknya sebuah negeri nasional bagi bangsa Yahudi di Palestina. Saya tetap tidak menyetujui permohonan berulang-ulang yang memalukan itu. Akhirnya mereka menjanjikan uang sebesar 150 juta Pounsterling emas. Saya tetap menolak dengan tegas tawaran itu. Saya menjawab dengan kata-kata “ Seandainya kamu membayar dengan seluruh isi bumi ini, aku tidak akan menerima tawaran itu. Tiga puluh tahun lebih aku hidup mengabdi kepada kaum muslimin dan kepada Islam itu sendiri. Aku tidak akan mencoreng lembaran sejarah Islam yang telah lama dirintis oleh nenek moyangku, para sultan dan Khalifah Kerajaan Turki Ustmani. Sekali lagi aku tidak akan menerima tawaran kalian”.

Setelah mendengar dan mengetahui jawaban saya itu, mereka dengan kekuatan rahasia yang mereka miliki memaksa saya menanggalkan kekhalifahan dan mengancam akan mengasingkan saya di Salonika. Maka terpaksa saya menerimakeputusan itu dari pada menyetujui permintaan mereka. Saya masih bersyukur kepada Allah, karena saya menolak untuk mencoreng Kerajaan Islam Turki dan dunia Islam pada umumnya dengan noda abadi yang diakibatkan oleh berdirinya Negara Yahudi di tanah Palestina. Biarlah semua berlalu. Saya tidak bosan-bosan mengulang-ngulang rasa syukur kepada Allah Ta’ala yang telah menyelamatkan kita dari aib besar itu. Saya kira cukup disini apa yang perlu saya sampaikan dan sudilah anda dan segenap Ikhwan menerimasalam hormat saya. Guruku yang mulia, mungkin sudah terlalu banyak yang saya sampaikan. Harapan saya, anda beserta jamaah yang anda bina bisa memaklumi semua itu.

Wassalamu’alaikum wr wb.
22 September 1909
Ttd
Pelayan Kaum Muslimin
(Abdul Hamid bin Abdul Majid)

Satu abad lebih yang lalu, sikap tegas Amirul Mukminin terakhir, Sultan Abdul Hamid dalam masalah Palestina telah ditunjukkan. Hal ini terungkap lewat suratnya yang ditulis untuk sahabatnya bernama Neolinsky. Neolinsky adalah juga sahabat dari tokoh Free Masonry kala itu, Theodore Herlzel.

Dalam surat itu Amirul Mukminin mengatakan,
“ Jika Hertzel benar-benar kawanmu, sebagaimana anda kawanku juga, maka tolong beritahukan agar Hertzel jangan meneruskan langkahnya, karena aku tidak akan menjual sejengkal pun wilayah kerajaanku. Kerajaanku bukanlah milik pribadiku, melainkan milik seluruh kaum muslimin. Dan untuk memperoleh itu, mereka telah mengorbankan harta benda dan hidupnya. Oleh karena itu, kami akan mempertahankan bumi itu, dengan darah kami pula, dari setiap usaha pihak luar untuk merebutnya.

Pasukan kami telah terjun di medan perang Syiria dan Palestina. Mereka rela gugur satu demi satu, karena tidak ada seorangpun dari prajurit kami yang mau menyerah kepada musuh. Mereka lebih senang mati membela kehormatan Islam daripada hidup dalam kenistaan.

Kerajaan Turki bukanlah milik pribadiku, melainkan milik bangsa Turki. Tanah sejengkal pun tidak boleh dijarah orang. Orang Yahudi supaya menyimpan saja jutaan itu. Seandainya kerajaan ini bisa dihancurluluhkan orang, Yahudi boleh mengambil tanah Palestina dengan Cuma-Cuma.

Akan tetapi harus diingat, bahwa kerajaan kami tidak pernah mundur dari tekat, yang kami pegang selama ini. Orang Yahudi tidak akan pernah bisa menghancurkan kami, sebelum mereka bisa melangkahi mayat-mayat kami lebih dulu. “

Itulah kekukuhan dan kegigihan seorang pemimpin Negara Islam kala itu. Walaupun akhirnya harus menelan kekalahan dan diasingkan, tetapi sikap dan ketegasan menolak sogokan, merendahkan harga diri di hadapan Yahudi Internasional menjadi pantangan bagi muslim sejati. Karena politik adu domba, makar dan menghalalkan segala cara yang dilakukan Yahudi terkutuk, Khalifah terakhir yang berpusat di Turki dapat dikalahkan. Akan tetapi setidaknya pemahaman Islam masih dipegang teguh oleh seorang Abdul Hamid bin Abdul Majid.***

pks-dalem

Pembantaian terhadap kaum muslimin itu tidak akan berhenti, sebelum Israel mencabut kemerdekaan, kebebasan dan ketenangan hidup ummat muslim di dunia. Tidak juga dinegeri ini, yaitu negeri Zamrud Katulistiwa. Tetapi sayangnya, yang mayoritas berpenduduk muslim terbesar dunia ini telah jatuh diketiak Zionis Yahudi. Zamrud Katulistiwa telah menyerahkan kekayaan alamnya kepada Zionis sejak tumbangnya pemerintahan Soekarno.

Zamrud Katulistiwa berganti nama Orde Baru, setelah seorang anggota Free Masonry menduduki jabatan tertinggi melalui kudeta militer. Hal ini sama persis dengan yang dilakukan oleh Free Masonry di Turki. Yahudi Mustafa Kemal Attatur sang Masonit, tampil menjadi Kepala Pemerintahan Turki yang anti islam. Segala yang berbau Islam dimusnahkan, bukan sekedar dilarang! Pembantaian ummat Muhammad pun terjadi di seantero Turki.

Tumbangnya Soekarno sebagai Pemimpin Indonesia Raya pun didahului dengan pembantaian rakyatnya. Bahkan setelah itu, Orde Baru membuat “pingsan yang berbau Al Amin”. Investor asing berlomba merampok harta karun yang dieman Soekarno. Semua itu menunjukkan kepada kita, adanya korelasi kekuasaan The Grand Eastern Logde di negeri ini.

Hingga sekarang tak pernah benar-benar muncul Muhammad Baru, Sang Putra Fajar, Ratu Adil atau Imam Mahdi tuk kedua kalinya. Ini menandakan begitu kuatnya cengkeraman Putra Lucifer di negeri ini.

Kenyataan, luasnya kemaksiatan, minuman keras, perbudakan, kemiskinan, penipuan, kebohongan, rentenir, korupsi, ketidakadilan, pemutarbalikan fakta, rendahnya ahklaq, uang palsu, teroris, budaya serba boleh, aliran agama sesat, perampokan, pembunuhan dan lain kejahatan. Yang semua itu merupakan watak dan karakter bangsa yang di kutuk oleh Allah.
Dan semua itu menunjukkan bahwa sejak waktu itu hingga sekarang Katulistiwa telah menjadi budak Perkumpulan Nurani Yahudi.

Apa yang terjadi di negeri Zamrud Katulistiwa, sejak berpulangnya Si Penyambung Lidah Rakyat, adalah lantaran ummat Islam lemah, terpecah, materialistik, tak tahu nilai agama yang lurus. Atau bahkan di Zamrud Katulistiwa, tak ada lagi ummat Muhammad yang sejati. Katulistiwa telah menghilangkan Tuhan Allah dan mengganti dengan tuhannya Yahudi yaitu Lucifer.

Karena itu, tidak mengherankan bila melihat Palestina dimusnahkan, Katulistiwa hanya mengirimkan makanan, obat-obatan untuk orang yang mati. Bukan menolong yang hidup.

Bila ingin menolong yang hidup, beri mereka senjata, beri mereka tambahan tenaga. Seperti ketika Sang Khalifah mengirimkan ….dan tentaranya ke Andalusia, Spanyol.

Dijaman Rasulullah, pernah terjadi pertempuran hebat. Gara-garanya, ketika itu ada seorang muslimah yang sedang berbelanja di pasar. Ia mengenakan busana muslim lengkap dengan cadarnya. Sekelompok pemuda Yahudi yang berdagang dan nongkrong dipasar itu menggoda wanita muslim tersebut.

Mereka menggoda dengan menyingkap pakaian bagian bawah si muslimah. Hal ini diketahui oleh kaum muslimin. Segera kaum muslimin bertindak dengan tegas atas pelecehan harga diri si muslimah. Harga diri seorang muslimah adalah harga diri kaum muslimin secara keseluruhan. Harga diri seorang muslim adalah dengan menegakan Syariat Allah. Menegakan Syariat Allah, hakekatnya adalah menegakkan kalimat dan Allah itu sendiri.

Tapi kini, ada banyak kaum muslimin dibunuh dan dilecehkan martabatnya, aku hanya diam saja….. Sebab, jangankan syariat, Allah sendiri telah hilang dari otak dan hati. Yang penting, 2009 aku bisa jadi Presiden, Menteri, atau DPR, banjir tender! Atau kalau ndak ya 2014 lha….setelah itu, bergendak ria, kalau perlu dengan artis dangdut, juga nggak apa-apa, foya-foya, sabet sana-sabet sini. Yang lain bodoh amat. Amat bodoh pun, aku juga nggak rugi! Yang penting kampanye men…. ***

Digiring Ke Penjara
Tifatul Sembiring Presiden PKS (Partai Keadilan Sejahtera)
Bukti lain bahwa negeri ini telah dilingkari oleh Ular Zionis adalah dituntutnya Presiden PKS. Sebab partai inilah yang pertama mendemo kekejaman Israel ketika membantai warga muslim Gaza. Dan hanya partai inilah yang secara terang-terangan memberikan dukungan kemerdekaan bagi Palestina. Bahkan dukungan partai kemuslim-musliman ini dituangkan dalam visi-misi partai secara saklak.

Kini Presiden PKS ini menghadapi tuntutan hukum dari KPU. Dengan dalih mencuri star kampenye pemilu 2009.

Semua tuntutan itu hanyalah selubung saja. Sebenarnya yang lewat tangan KPU oleh tangan-tangan tersembunyi Zionis Israel adalah:

Pertama: PKS adalah sebuah partai yang memiliki kekentalan aroma islami lebih dari pada partai lainnya, termasuk PAN (Partai Amanat Nasional) sekalipun. PAN sendiri kini “telah sedikit” meninggalkan jadi diri kemuslimannya. Hal itu terlihat dari penerimaan non muslim sebagai calon legeslatif pemilu 2009 di partai itu.

Kedua: PKS yang seluruh kadernya terdiri dari anak-anak muda muslim dan memiliki kepedulian tinggi terhadap ummat serta tak tak mau menerima suap (seperti yang ditunjukkan oleh mantan Presiden PKS, kini ketua MPR-RI Nurwahid), berpendidikan, anti korupsi, komitmen, istiqomah merupakan sandungan perusakan moral pejabat oleh tangan-tangan iblis dan antek zionis Indonesia.

Ketiga: Partai PKS, semakin hari semakin moncer. PKS menunjukkan perkembangan yang meresahkan bagi lawan-lawan politiknya yang berhaluan Sosialis-komunis, Liberal-Kapitalis, dan Nasionalis Semu dan Imperialis Borjuis.

Selain PKS, ada sebuah organisasi lain yang dicap oleh antek zionis dan salibis internasional sebagai “Gerombolan Teroris”, yaitu Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Namun sayang, bagi bagi antek Zionis dan Salibis negeri ini, mereka belum menemukan momen tepat untuk menghancur leburkan HTI yang selalu berdemo tertib di setiap penolakannya terhadap kebijakan Zionis-Salibis Internasional di negeri ini.

Gerakan-gerakan PKS maupun HTI di negeri ini, dinilai oleh kelompok Lucifer Zionis-Salibis, akan menghambat atau justru mementahkan dan menceraiberaikan apa yang telah dicapai di negeri Katulistiwa. Oleh karenanya, bila ada kesempatan untuk membunuh kedua organisasi muslim ini, kenapa tidak dilakukan? Untuk saat ini, kesempatan membunuh muslim PKS tak mungkin dilepas begitu saja. Zionis-Salibis yang telah menguasi seluruh jajaran baik pemerintahan maupun swasta, LSM, media, maupun pengusaha. keamanan negeri ini pasti memenjarakan Tifatul Sembiring. Kasus ini akan berakhir sama dengan nasib ketua FPI, Habib Riziek dan Munarwan.

Kerbau-kerbau dungu yang telah dicokok hidungnya dengan uang suap, wanita dan jabatan akan dengan mandah menerima order dari kelompok Nurani Yahudi. Hanya keajaiban yang akan melepas Tifatul dan PKS dari jerat hukum Yahudi. Tentu saja, bila si kerbau dungu itu mampu membaca dan menelaah dengan hati nurani yang bening tentang adanya Protokol Zionis.

Mereka selalu mengganjal kemunculan Muhammad baru sebagai pemimpin dunia islam. Yang menyadarkan dan mengajak ummat manusia untuk kembali ke jati dirinya. Di belahan bumi manapun, bila terindikasi akan munculnya benih Muhammad, Putra Fajar, Ratu Adil atau Imam Mahdi, pasti akan dilibas oleh Putra Lucifer Yahudi.***

Yahudi ingin menguasai dunia. Memang, sejak dahulu bangsa yang di “istimewakan” Sang Pencipta selalu bertindak ingin menguasai. Keinginan mereka ini banyak, di kisahkan dalam kitab suci agama samawi. Karena sifatnya yang selalu ingin berkuasa, bangsa ini terusir dari Pusat Dunia. Mereka kemudian lari ke seluruh penjuru dunia. Selain bangsa berjuluk Yahudi, ada bangsa lain seperti bangsa China, termasuk juga bangsa istimewa, sebab disebutkan dalam hadist Rasulullah saw. Selain keistimewaan dalam hal keuletan dan ilmu pengetahuan, warga China juga banyak menyebar keseluru penjuru dunia, termasuk ke tanah air kita. Selain kedua bangsa tersebut, ada suku bangsa di Indonesia yang komunitasnya menyebar keseluruh Nusantara. Mereka juga terkenal sebagai pedagang yang ulet. Mereka menciptakan kitabnya sendiri yaitu Taurat Orang Yahudi dan diberinya nama Talmut. Kitab itu merupakan kisah perjanjian lama yang dijadikan sebagai pegangan bagi kekuatan setan untuk menguasai dunia. Sehingga bumi ini penuh dengan kedholiman, kejahatan dan penindasan.Bila dibandingkan dengan pemimpin sekarang, sikap tegas pemimpin muslim, Abdul Hamid berbalik 180 derajat. Buktinya, penyerangan Israel ke Palestina pada 27 Desember 2008 tak mendapatkan reaksi yang semestinya dari muslimin dunia. Para pemimpin Muslim dunia yang sudah bobrok ini hanya diam menyaksikan Holocost bangsa Palestina oleh Lucifer Israel.

3 Tanggapan to “Yahudi Menggenggam Dunia”

  1. Santrigaul September 1, 2015 pada 2:27 pm #

    mengapa yang ditulis dalam Al-Qur’an “Wahai orang-orang kafir”, kenapa bukan “Wahai orang-orang yahudi”? Karena tidak semua orang yahudi itu salah,hanya oknum2nya saja (tetapi karena mayoritas yahudi adalah tidak baik maka dicap kafir oleh masyarakat). Agama2 yang lain juga sama.
    Mengapa di dalam Al-Qur’an ditulis “Wahai orang-orang yang beriman”, kenapa bukan “Wahai orang-orang islam”? Karena orang islam belum tentu beriman, tetapi orang beriman pasti islam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: